Berpuasa Baik bagi Penyandang Lupus
SEPUTAR LUPUS
Lupus bukanlah penyakit menular, bukan AIDS, bukan penyakit kelamin, serta bukan penyakit kanker. Lupus adalah penyakit kelainan antibodi.
Lupus tidak diturunkan, hanya 5-10% pasien Lupus yang diturunkan dalam keluarga. Sebagian besar (90%) pasien Lupus tidak mempunyai saudara ataupun orangtua yang juga penyandang Lupus.
Lupus menyerang hampir 90% perempuan. Kini tercatat kurang lebih sekitar 5 juta pasien Lupus tersebar di seluruh dunia dan setiap tahunnya bertambah sebanyak 100.000 pasien baru.
Lupus tidak diturunkan, hanya 5-10% pasien Lupus yang diturunkan dalam keluarga. Sebagian besar (90%) pasien Lupus tidak mempunyai saudara ataupun orangtua yang juga penyandang Lupus.
Lupus menyerang hampir 90% perempuan. Kini tercatat kurang lebih sekitar 5 juta pasien Lupus tersebar di seluruh dunia dan setiap tahunnya bertambah sebanyak 100.000 pasien baru.
TRIBUNNEWS.COM - Ramadhan memang bulan yang paling penuh berkah dan karunia bagi umat Islam. Demikian juga bagi para Odapus (orang dengan Lupus). Tapi tahukah Anda, jika puasa sangat dianjurkan bagi odapus?
Tubuh penyandang Lupus akan terasa lebih sehat bila berpuasa. Bagi penderita Lupus, penyakitnya akan kambuh bila sistem imun atau kekebalan tubuhnya naik. Dalam kondisi seperti ini, antibodi pada tubuh penderita justru menyerang sel-sel jaringan organ tubuh yang sehat. Namun, saat berpuasa, sistem imun akan turun sehingga pasien Lupus akan merasa lebih sehat.
Menurut Pakar Reumatolog dari Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, dr Rachmat Gunadi Wahjudi SpPD-KR, berdasarkan hasil survei yang dilakukannya pada pasien Lupus, dari 350 pasien yang menjalankan pengobatan, sekitar 70 persen menyatakan tubuhnya lebih enak dengan berpuasa.
Ternyata, puasa justru membuat penyakit mereka tidak kambuh. Oleh karena itu, pihaknya menganjurkan kepada pasien Lupus yang dalam keadaan remisi (penyakit dalam keadaan paling ringan atau terkontrol obat), lebih baik menjalankan puasa.
Namun, bagi pasien Lupus yang penyakitnya tergolong berat, yang mengalami gangguan ginjal, gangguan susunan saraf pusat, gangguan hematologi, dan lain-lain, sebelum menjalankan puasa harus berkonsultasi ke dokternya apakah kondisinya dalam keadaan baik atau tidak.
Kalau kondisi tubuhnya dalam keadaan remisi, beliau menganjurkan sebaiknya berpuasa agar kondisinya bisa lebih baik lagi. Namun, bila penyakit Lupusnya dalam keadaan aktif, sebaiknya tidak berpuasa. Pasalnya, dalam masa pengobatan pasien harus mengonsumsi obat secara berlanjut dan tidak teputus.
Khusus untuk makanan, sangat dianjurkan untuk mengonsumsi makanan empat sehat lima sempurna. Buah-buahan dan sayuran segar harus diutamakan untuk menjaga kondisi tubuh. Penderita Lupus tidak ada pantangan makanan, asalkan mengandung protein, karbohidrat, kalsium, vitamin dan mineral.Selama berpuasa hindari makanan yang pedas dan mengandung asam. (SDF/Rep)
Tubuh penyandang Lupus akan terasa lebih sehat bila berpuasa. Bagi penderita Lupus, penyakitnya akan kambuh bila sistem imun atau kekebalan tubuhnya naik. Dalam kondisi seperti ini, antibodi pada tubuh penderita justru menyerang sel-sel jaringan organ tubuh yang sehat. Namun, saat berpuasa, sistem imun akan turun sehingga pasien Lupus akan merasa lebih sehat.
Menurut Pakar Reumatolog dari Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, dr Rachmat Gunadi Wahjudi SpPD-KR, berdasarkan hasil survei yang dilakukannya pada pasien Lupus, dari 350 pasien yang menjalankan pengobatan, sekitar 70 persen menyatakan tubuhnya lebih enak dengan berpuasa.
Ternyata, puasa justru membuat penyakit mereka tidak kambuh. Oleh karena itu, pihaknya menganjurkan kepada pasien Lupus yang dalam keadaan remisi (penyakit dalam keadaan paling ringan atau terkontrol obat), lebih baik menjalankan puasa.
Namun, bagi pasien Lupus yang penyakitnya tergolong berat, yang mengalami gangguan ginjal, gangguan susunan saraf pusat, gangguan hematologi, dan lain-lain, sebelum menjalankan puasa harus berkonsultasi ke dokternya apakah kondisinya dalam keadaan baik atau tidak.
Kalau kondisi tubuhnya dalam keadaan remisi, beliau menganjurkan sebaiknya berpuasa agar kondisinya bisa lebih baik lagi. Namun, bila penyakit Lupusnya dalam keadaan aktif, sebaiknya tidak berpuasa. Pasalnya, dalam masa pengobatan pasien harus mengonsumsi obat secara berlanjut dan tidak teputus.
Khusus untuk makanan, sangat dianjurkan untuk mengonsumsi makanan empat sehat lima sempurna. Buah-buahan dan sayuran segar harus diutamakan untuk menjaga kondisi tubuh. Penderita Lupus tidak ada pantangan makanan, asalkan mengandung protein, karbohidrat, kalsium, vitamin dan mineral.Selama berpuasa hindari makanan yang pedas dan mengandung asam. (SDF/Rep)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar