Disseminated lupus erythematosus; SLE; Lupus; Lupus erythematosus; Discoid lupus
Systemic lupus erythematosus (SLE) is a long-term autoimmune disorder that may affect the skin, joints, kidneys, brain, and other organs.
Causes, incidence, and risk factors
Systemic lupus erythematosus (SLE) is an autoimmune disease, which means the body's immune system mistakenly attacks healthy tissue. This leads to long-term (chronic) inflammation.
The underlying cause of autoimmune diseases is not fully known.
SLE is much more common in women than men. It may occur at any age, but appears most often in people between the ages of 10 and 50. African Americans and Asians are affected more often than people from other races.
Rabu, 28 September 2011
Systemic lupus erythematosus
Selasa, 27 September 2011
LUPUS HARUS DITANGANI SEJAK DINI
ANTARAJAWABARAT.com,20/9 - Penyakit Lupus merupakan penyakit yang dijuluki sebagai "seribu wajah" bahkan "peniru ulung", kata Ketua LSM memberi perhatian khusus pada penanganan penyakit Lupus, Syamsi Dhuha Foundation (SDF), Dian Syarief.
Kepada wartawan di Bandung, Selasa, Dian menjelaskan, Lupus memiliki berbagai gejala yang mirip penyakit lain, sehingga seringkali menyulitkan para dokter untuk mendiagnosis penyakit itu secara dini.
"Seringkali ada dokter yang kecolongan. Makanya, dokter harus jeli membedakan gejala Lupus dengan penyakit lainnya," kata Dian ketika ditemui di sela-sela "Pelatihan Lupus bagi Dokter Puskesmas se-Jawa Barat" di Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Barat, Bandung.
Kepada wartawan di Bandung, Selasa, Dian menjelaskan, Lupus memiliki berbagai gejala yang mirip penyakit lain, sehingga seringkali menyulitkan para dokter untuk mendiagnosis penyakit itu secara dini.
"Seringkali ada dokter yang kecolongan. Makanya, dokter harus jeli membedakan gejala Lupus dengan penyakit lainnya," kata Dian ketika ditemui di sela-sela "Pelatihan Lupus bagi Dokter Puskesmas se-Jawa Barat" di Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Barat, Bandung.
Setiap Tahun Penderita Lupus Bertambah 100 Ribu
TRIBUNNEWS.COM - Dokter Pemerhati Lupus (DPL) dr. Rachmat Gunadi, SpPD-KR, saat ini ada lebih dari lima juta penderita Lupus (Odapus) di seluruh dunia dengan penambahan sebanyak 100.000 kasus baru setiap tahunnya.
Di Jawa Barat sendiri diperkirakan ada 4.200 orang penyandang Lupus yang 90 persen nya adalah wanita aktif usia produktif berkisar 15-45 tahun, sedangkan angka estimasi untuk Indonesia adalah sekitar 300.000 orang.
"Bila terdeteksi dini, maka penanganan penyakit akan lebih mudah, karena Lupus dapat menyerang beberapa wilayah di Jabar sudah berjalan cukup baik, seperti Sumedang, Tasik, Garut, Cirebon dan Subang," ungkapnya saat Workshop Lupus dan Penatalaksanaannya di Bandung, Rabu (21/9/2011).
Namun demikia masih perlu ditingkatkan jalur komunikasi dan penataan DPL di tiap Kabupaten/Kotamadya.
Di Jawa Barat sendiri diperkirakan ada 4.200 orang penyandang Lupus yang 90 persen nya adalah wanita aktif usia produktif berkisar 15-45 tahun, sedangkan angka estimasi untuk Indonesia adalah sekitar 300.000 orang.
"Bila terdeteksi dini, maka penanganan penyakit akan lebih mudah, karena Lupus dapat menyerang beberapa wilayah di Jabar sudah berjalan cukup baik, seperti Sumedang, Tasik, Garut, Cirebon dan Subang," ungkapnya saat Workshop Lupus dan Penatalaksanaannya di Bandung, Rabu (21/9/2011).
Namun demikia masih perlu ditingkatkan jalur komunikasi dan penataan DPL di tiap Kabupaten/Kotamadya.
Puskesmas Sulit Mendeteksi Lupus
BANDUNG, KOMPAS - Dokter puskesmas kesulitan mendeteksi penyakit lupus dari pasien yang berobat. Hal itu mengemuka dalam lokakarya ”Penatalaksanaan Penyakit Lupus” yang diselenggarakan Yayasan Syamsi Dhuha, Selasa (20/9), di Bandung, Jawa Barat. Pelatihan diikuti 70 dokter puskesmas dari beberapa wilayah di Jabar.
Menurut seorang penderita lupus, Helin Herlina, banyak penderita di daerah yang belasan tahun yang didiagnosis dengan penyakit lain. Akibatnya, obat yang dikonsumsi tidak pernah menyembuhkan. Misalnya, seseorang selama 12 tahun didiagnosis menderita alergi ringan sewaktu berobat di puskesmas. Dia baru diketahui menderita lupus setelah diperiksa di tempat lain.
Dian Syarief, Ketua Yayasan Syamsi Dhuha, menyatakan, dokter di puskesmas merupakan ujung tombak untuk mendeteksi penyakit lupus di masyarakat. Bila dokter jeli, penyakit itu bisa diketahui lebih dini sehingga bisa dirujuk ke rumah sakit dan diobati sebelum makin parah.
Penyakit lupus adalah gejala autoimun kronis. Sistem imunitas yang seharusnya melindungi tubuh dari infeksi virus ataupun bakteri malah berbalik menyerang sistem dan organ tubuh sendiri. Penyakit ini sulit dideteksi sebab gejalanya menyerupai penyakit lain dan berubah-ubah sehingga dijuluki penyakit 1.000 wajah.
Lupus tak ditularkan ataupun diturunkan secara genetik. Penyebab munculnya gejala, antara lain, paparan sinar ultraviolet, stres berlebihan, rangsangan bahan kimia dari obat ataupun campuran makanan, hingga asap rokok.
Menurut seorang penderita lupus, Helin Herlina, banyak penderita di daerah yang belasan tahun yang didiagnosis dengan penyakit lain. Akibatnya, obat yang dikonsumsi tidak pernah menyembuhkan. Misalnya, seseorang selama 12 tahun didiagnosis menderita alergi ringan sewaktu berobat di puskesmas. Dia baru diketahui menderita lupus setelah diperiksa di tempat lain.
Dian Syarief, Ketua Yayasan Syamsi Dhuha, menyatakan, dokter di puskesmas merupakan ujung tombak untuk mendeteksi penyakit lupus di masyarakat. Bila dokter jeli, penyakit itu bisa diketahui lebih dini sehingga bisa dirujuk ke rumah sakit dan diobati sebelum makin parah.
Penyakit lupus adalah gejala autoimun kronis. Sistem imunitas yang seharusnya melindungi tubuh dari infeksi virus ataupun bakteri malah berbalik menyerang sistem dan organ tubuh sendiri. Penyakit ini sulit dideteksi sebab gejalanya menyerupai penyakit lain dan berubah-ubah sehingga dijuluki penyakit 1.000 wajah.
Lupus tak ditularkan ataupun diturunkan secara genetik. Penyebab munculnya gejala, antara lain, paparan sinar ultraviolet, stres berlebihan, rangsangan bahan kimia dari obat ataupun campuran makanan, hingga asap rokok.
Langganan:
Postingan (Atom)